Sabtu, 14 Maret 2009

hari yang mentok

JAngan salah kalo hari ini gwe nggak bisa ngapa-ngapain di warnet, cos nggak punya bahan untuk ngisi koten di blog gwe, sekarang jadi males ngerjainnya deh, tapi ini kan jam 3 pagi loh, wajar aja mata gwe sepet banget, paling ntar gwe tidur dah mo subuh.

Senin, 02 Maret 2009

Dickies Wear






Koleksi pribadi yang bisa dibeli, gambar ini cuma contoh saja, kalau mau beli silahkan hubungi Ferry Louis di no. 08176520908, stock barang nggak tentu , jika minat dikonfirmasi dulu pesanannya, barang langsung dikirim saat perjanjian telah disetujui kedua belah pihak.

Rabu, 25 Februari 2009

Jalur CUTRA






Ada "Warung Bubur HMX" yang nyaman untuk bersantai di saat kapan pun, jika anda sempat silahkan datang saja ke warung ini, di Jl. Harapan Mulia X no.1 Kemayoran Jak-Pus, Tapatnya di "Jalur CUTRA" yaitu, istilah dari Jalan Cempaka Putih Utara Raya, Jalan ini masuk dalam wilayah Kel. Harapan Mulia, tidak jauh dari Jalan raya Letjen. Soeprapto, dikarenakan posisinya yang strategis, saat ini masyarakat di sekitar "Jalur CUTRA" mulai mempromosikan jalan ini untuk dijadikan tujuan wisata kuliner yang ada di Jakarta, karena di sepanjang jalur ini sudah banyak tempat dan warung makan dengan berbagai jenis masakan yang disajikan untuk memuaskan selera anda, apalagi di saat sore hari, jalur ini sangat ramai dengan lalu lalang orang yang mencari jajanan pengganjal perut.

Fiberglass Sial

Fiber Glass adalah serat kaca yang biasa digunakan sebagai atap pada bagian rumah yang ingin terkena sinar matahari,cahaya mampu menembus ke dalam rumah karena fiber glass sedikit transparan, dan setelah beberapa tahun maka akan menjadi kusam dan kotor karena pengaruh panas dan air hujan yang menerpa terus-menerus, dan saat itulah cahaya matahari menjadi sulit menembus ke dalam rumah sehingga harus diganti dengan yang baru agar sinar matahari kembali menerangi rumah, namun jangan sekali-kali mengusapkan tangan pada fiber glass bekas yang sudah mengeluarkan serat seperti bulu-bulu halus di permukaannya, karena bulu-bulu kaca akan menempel pada kulit dan akan terasa perih bercampur gatal, jika diraba akan terasa seperti duri-duri halus menancap di pori kulit.

Aku mengetahui hal itu saat aku masih SMP, saat aku ingin menutupi pagar supaya tidak dimasuki kucing, dengan penuh percaya diri aku ambil fiber glass bekas dari loteng, karena sudah kotor maka ku cuci dan ku sikat dengan kuat agar kembali bersih, sambil mengusap-usap fiber glass dari busa sabun yang menempel, kedua telapak tangan ku meraba seluruh permukaan fiber yang berbulu dan basah itu, dengan senang melihat fiber telah sedikit bersih dan bulu-bulu halusnya ku usap terus-menerus sampai bersih dari sabun, setelah itu barulah terasa aneh pada kedua telapak tangan ini, telapak tanganku jadi kasap seperti daun kelor dan rasa perih bercampur gatal mulai muncul, jika digaruk maka semakin perih karena duri-duri halus di telapak tangan ku terasa semakin menancap ke pori-pori kulit.

Aku tak tahan dengan kondisi ini, akhirnya ku ceritakan pada ibu atas kondisi ku itu, ibu ku menyarankan untuk melumuri telapak tangan ini dengan minyak goreng, hasilnya lumayan manjur, rasa gatal dan perih sedikit berkurang, namun masih tetap kurasakan duri-duri halus masih menempel di kulit saat ku raba telapak tangan ini, setelah satu minggu terapi minyak gireng resep ibu kulakukan, barulah kulit ku bersih dari bulu kaca halus yang menyiksa itu, dengan satu tambahan ilmu dari kejadian itu aku jadi tahu apa itu fiber glass dan bahaya nya bagi kulit.

Jumat, 09 Januari 2009

Zionis Gila

Emang parah banget dah Israel tuh, dah nggak ada kapoknya sama sekali, dari dulu sampe skarang tetep aja bikin ribet semua orang, nggak ada yang bisa ngilangin bangsa Yahudi yang gila perang itu,sampai sudah dekat waktunya, semua pasti terjadi mana kala Nabi Isa turun kembali ke bumi dan melawan segala keburukan dan kepalsuan yang ada, kita lihat saja nanti...

Jumat, 02 Januari 2009

New Year 2009

Ada satu hal yang bisa berubah dan kita tahu itu pasti berubah, waktu, masa dan saat yang sedikit demi sedikit mendatangi kita semua, makhluk ciptaannya, jangan pernah santai dlm hidup yang singkat ini.

Jumat, 26 Desember 2008

Sarah Azhari

Untuk semua yang baca tulisan ini tolong cari tau dengan seksama apa yang sedang terjadi di luar sana, siapa yang nemu fotonya mereka pas lagi mandi...
siapa hayo...

Jumat, 24 Oktober 2008

Jurus Jadi Kaya

Kalau waktu itu dapet buklet dari atas ATM yang isinya menyuruh kita untuk mentransfer uang ke sejumlah orang sebesar Rp.20.000,- dengan alasan bersedekah, maka sejenak kita akan terperdaya untuk mengikuti instruksi yang telah diberikan dalam buklet tersebut, termasuk saya sendiri yang terhanyut dengan buaian cerita-cerita di dalamnya, beberapa hari kemudian barulah saya tersadar telah tertipu oleh sistem pendanaan berantai yang tidak jelas, dari itu semua maka saya memutuskan untuk mencari beberapa nomor rekening BCA yang memang menangani masalah infaq dan sedekah.
Inilah beberapa nomor rekening yang saya dapat dari sumber yang terpercaya, dan anda semua bisa terus bersedekah dengan mentransfer dana ke rekening-rekening tersebut.

BCA :

035 304 8888 (BAZIS)

094 301 6001 (Yayasan Rumah Zakat Indonesia)

686 014 8577 (Baznas)

128 308 8000 (RCTI Peduli)

001 303 8888 (Peduli Kasih Indosiar)

237 300 6343 (Dompet Dhuafa)

Senin, 20 Oktober 2008

Pemulung Apes

Saat di warung tadi, ada seorang pemulung gelas Aqua yang sedang istirahat di seberang jalan di samping warung ku, seorang wanita setengah baya yang lelah setelah mengumpulkan gelas-gelas Aqua sedang menghitung pendapatannya, tidak terlalu memperhatikan dia, namun setelah beberapa saat, dia menjadi kebingungan dan meminta bantuan kepada setiap orang untuk mengambil uangnya yang terjatuh ke dalam selokan bertutup beton, yang menjadi pertanyaan ku adalah berapa jumlah uang yang jatuh itu, dia menyatakan Rp.500rb, wow jumlah yang lumayan untuk orang seperti dia, ingin ku membantu mengambilnya namun tak terlihat di mana posisi uang itu secara pasti, setelah tahu posisi uang itu, aku mau membantunya tanpa harus mengangkat beton penutup selokan yang berat itu, saat dalam pencarian ide, tiga orang bapak membantunya dengan menggunakan linggis mengangkat beton itu, karena mereka telah membantu maka aku mundur, dan ternyata si pemulung berjanji memberi uang Rp.100rb lelah bagi mereka bertiga, semua berjalan lancar dan si pemulung mendapatkan uangnya kembali, malang nian nasib si pemulung itu, tak ada yang mau membantunya dengan sukarela tanpa mengharap imbalan, yang ada malah dia harus mengorbankan pendapatannya selama beberapa hari kepada orang lain hanya karena keteledorannya sendiri, Jakarta memang keras bro...minta bantuan malah diperas...